7.22.2012

10 Makanan Terbaik Pria Di Dunia

Laki-laki berbeda dengan perempuan dalam segala hal - termasuk kebutuhan gizi. Seperti halnya perempuan yang membutuhkan nutrisi tertentu selama kehamilan atau perlindungan dari kanker payudara, kaum Adam pun perlu nutrisi khusus yang dapat membantu mempertahankan otot, mencegah kanker prostat, dan banyak lagi. Banyak makanan yang cenderung menjadi favorit di kalangan pria, tapi justru berakibat buruk bagi kesehatan. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya mengenal 10 jenis makanan yang dapat melawan penyakit sekaligus meningkatkan kesehatan para lelaki : 1. Tiram Menurut Dave Grotto, RD, jurubicara American Dietetic Association, "Penelitian menunjukkan bahwa kandungan zinc (seng) dalam tiram dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel yang mengarah ke kanker prostat." Selain itu, "Zinc juga berfungsi pada sistem reproduksi seksual laki-laki termasuk peningkatan jumlah sperma," kata Grotto. Namun, menurut Grotto, Anda harus berhati-hati memakan tiram mentah karena dapat berisiko terkena infeksi Vibrio vulnificus. Selain itu, penderita penyakit hati, diabetes mellitus, rheumatoid arthritis, dan gagal ginjal kronis, serta alkoholik harus berhati-hati mengkonsumsi tiram karena kan meningkatkan risiko yang lebih besar pada penyakit mereka. Untuk itu, direkomendasikan untuk mengonsumsi tiram dengan takaran 11 miligram per hari, apabila Anda juga mengkonsumsi kerang jenis lain, daging sapi tanpa lemak, babi kurus, atau kacang-kacangan. 2. Pisang Pisang memiliki sumber energi yang besar dan kaya kandungan kalium yang diperlukan untuk mengatur saraf, denyut jantung, terutama tekanan darah. Diet kaya kalium dan magnesium (yang juga ditemukan dalam pisang) dapat mengurangi risiko stroke. Sebagai sumber vitamin B-6, pisang juga dapat membantu sistem kekebalan tubuh, membentuk sel darah merah, memastikan sistem saraf berfungsi dengan baik, dan membantu metabolisme protein. Jadi nikmatilah pisang setiap hari, saat sarapan atau sebelum berolahraga di gym. Bagi yang bukan penggemar pisang dapat mencoba jus jeruk, susu, tomat, dan kacang-kacangan yang juga baik untuk diet kaya kalium. 3. Ikan berlemak Omega-3 Tidak ada daftar makanan sehat yang lengkap tanpa lemak mengandung omega-3. Lemak tak jenuh adalah lemak yang dpenting bagi tubuh karena bermanfaat bagi jantung, sirkulasi darah, sistem kekebalan tubuh dan mengurangi resiko kanker prostat. "Lemak Omega-3 adalah makanan anti-inflamasi yang dapat membantu menurunkan trigliserida dalam lemak, mengurangi rasa sakit dan nyeri pada atlet, dan membantu penyembuhan artritis," kata Joy Bauer, MS, RD, pakar nutrisi penulis buku Joy Bauer’s Food Cures. Asosiasi Hati Amerika sendiri merekomendasikan setiap orang untuk menyantap ikan berlemak (salmon, sarden, tuna, mackerel, herring) dua kali seminggu, karena kaya asam amino omega-3. "Lemak ikan juga merupakan sumber nutrisi vitamin D yang baik, untuk mencegah kanker, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi dan penyakit tulang," kata Bauer. Namun, untuk mendapatkan protein omega-3 selain dari protein hewani Anda juga bisa mendapatkan dalam makanan nabati, seperti biji rami, kenari, kedelai, minyak canola, dan produk telur. 4.Brokoli Sayuran brokoli sangat membantu mencegah penyakit jantung dan kanker. Brokoli sarat dengan vitamin C, beta-karoten, kalium, dan fitokimia yang disebut sulphoraphane,(antikanker prostat dan kolon). Sayuran hijau super-bergizi ini juga dapat membantu menurunkan kadar homocycteine, asam amino yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke. Bila anda tak suka brokoli, anda dapat mencoba sayuran'silangan' lainnya seperti bok choy, kubis, kembang kol, atau kubis Brussel. 5.Kacang Brasil Menurut Bauer, kacang Brasil mengandung selenium dan magnesium. Kedua jenis nutrisi ini merupakan antioksidan yang mampu mencegah kanker hati dan melindungi kesehatan prostat. Selain itu, orang-orang yang diet kaya selenium mengalami penurunan risiko kanker. Selenium juga membantu menurunkan LDL atau "koresterol buruk" dan mengurangi kejadian pembekuan darah dan penyakit jantung. Disarankan agar orang dewasa mengkonsumsi 55 mikrogram selenium setiap hari dari kacang Brasil, kacang kering-panggang, kalkun, tuna, atau kerang. Meskipun dosis harian selenium Anda dapat dipenuhi dalam satu kacang Brazil, Bauer memperingatkan untuk tidak memakan lebih dari dua kacang Brazil per hari karena mengandung banyak selenium yang dapat menyebabkan anda overdosis. 6. Whole Grains (biji serelia utuh) Kebanyakan pria berpikir mendapat cukup karbohidrat, tetapi jenis yang mereka makan justru salah. "Diet yang kaya whole grain menyediakan serat, vitamin, mineral yang mendukung kesehatan jantung, membangun otot, dan menjaga lingkar pinggang kecil," kata Christine Gerbstadt, dari American Dietetic Association. Menurut Gerstadt, makanan seperti oatmeal mengandung serat yang larut dalam tubuh, selain juga mengandung vitamin B yang dapat membantu menurunkan LDL dan baik untuk prostat. Direkomendasikan untuk mengkonsumsi 10-25 gram serat setiap hari, baik dari oatmeal atau sumber lain seperti apel, pir, dan kacang. Perlu diingat, ketika membeli produk biji-bijian, carilah produk yang mengandung setidaknya 3-5 gram serat per porsi. Untuk menghindari masalah pencernaan, cobalah tingkatkan asupan serat Anda secara bertahap, dan jangan lupa minum banyak air putih. 7. Stanol tumbuhan Stanol adalah zat alami dalam buah-buahan dan sayuran yang telah terbukti menurunkan kadar kolesterol jahat. Banyak makanan yang kini telah difortifikasi dengan stanol seperti mentega, yoghurt, jus jeruk, dan coklat granola. "Setiap hari pria harus mengkonsumsi 2 gram stanol tumbuhan ditambah makanan jenis lain untuk membantu menghambat penyerapan kolesterol dalam usus," kata Farrell. Farell menyarankan, mengkonsumsi 2-3 sendok teh stanol atau 16 ons jus jeruk yang diperkaya stanol per harinya, karena stanol aman digunakan sebagai penurun kolesterol. 8. Kedelai Menurut Gerstadt, kedelai kaya akan isoflavon, yang melindungi kesehatan prostat dan telah terbukti menurunkan resiko kanker prostat. "Menurut studi baru-baru ini, makan 25 gram kacang kedelai atau sekitar 1 ons protein kedelai setiap hari membantu menurunkan kolesterol," ujar Farrell. FDA sendiri telah menyetujui klaim kesehatan oleh label makanan yang menyatakan mengkonsumsi 25 gram protein kedelai per hari merupakan bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol yang dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung. Karena itu, tidak ada salahnya mencoba makan beberapa produk kedelai setiap hari, seperti kacang kedelai, susu kedelai, keju kedelai, tahu atau tempe. 9. Berry dan cherry Semua jenis buah cherry beragam warna seperti, ungu, biru, dan warna merah sangat baik bagi kesehatan karena mampu melindungi flavonoid dan antosianin. Buah cherry mengandung lebih dari 4.000 senyawa berbeda yang memiliki sifat antioksidan melebihi vitamin C. Menambahkan berry dalam menu diet membantu memperlambat penurunan fungsi otak yang terjadi akibat proses penuaan. 10. Sayuran berwarna merah dan oranye Vitamin C dan beta-karoten adalah antioksidan yang membantu melindungi sel-sel kulit yang sehat dan mencegah oksidasi dari matahari. "Vitamin C terlibat dalam memproduksi kolagen. Beta-karoten mengkonversi ke bentuk aktif vitamin A, yang membantu untuk memperbaiki sel-sel epitel atau kulit," kata Bauer. Bauer merekomendasikan asupan semua nutrisi itu dari paprika merah (setiap buah mengandung 300% vitamin C dari total yang dibutuhkan tubuh), wortel, labu, atau ubi jalar. Menurut penelitian The American Journal of Clinical Nutrition, selain sayuran yang telah disebutkan di atas, masih ada beberapa sayuran utama yang harus dikonsumsi pria (dan wanita), yaitu sayuran berwarna gelap, berdaun hijau dan sayuran kaya nutrisi lainnya supaya dapat membantu mengurangi risiko meningkatnya prostat. Selain itu, pria yang menjalankan diet kaya nutrisi dalam sayuran yang mengandung vitamin C, beta-karoten, dan potasium ditemukkan resiko pembesaran prostat menjadi lebih kecil.

Puasa Menurut Para Ahli Kedokteran

PUASA memiliki banyak hikmah dan manfaat untuk tubuh, ketenangan jiwa, dan kecantikan. Saat berpuasa, organ-organ tubuh dapat beristirahat dan miliaran sel dalam tubuh bisa menghimpun diri untuk bertahan hidup. Puasa berfungsi sebagai detoksifikasi untuk mengeluarkan kotoran, toksin/racun dari dalam tubuh, meremajakan sel-sel tubuh dan mengganti sel-sel tubuh yang sudah rusak dengan yang baru serta untuk memperbaiki fungsi hormon, menjadikan kulit sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh karena manusia mempunyai kemampuan terapi alamiah. Puasa dapat membuat kulit menjadi segar, sehat, lembut, dan berseri. Karena, setiap saat tubuh mengalami metabolisme energi, yaitu peristiwa perubahan dari energi yang terkandung dalam zat gizi menjadi energi potensial dalam tubuh. Sisanya akan disimpan di dalam tubuh, sel ginjal, sel kulit, dan pelupuk mata serta dalam bentuk lemak dan glikogen. Manusia mempunyai cadangan energi yang disebut glikogen. Cadangan energi tersebut dapat bertahan selama 25 jam. Cadangan gizi inilah yang sewaktu-waktu akan dibakar menjadi energi, jika tubuh tidak mendapat suplai pangan dari luar. Ketika berpuasa, cadangan energi yang tersimpan dalam organ-organ tubuh dikeluarkan sehingga melegakan pernapasan organ-organ tubuh serta sel-sel penyimpanannya. Peristiwa ini disebut peremajaan sel. Dengan meremajakan sel-sel tubuh, akan bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan dan kesehatan tubuh serta kulit kita. Oleh karena itu, orang yang sering berpuasa kulitnya akan terlihat lebih segar, sehat, lembut, dan berseri karena proses peremajaan sel dalam tubuhnya berjalan dengan baik. Beberapa Ilmuwan telah melakukan beberapa penelitian tentang puasa diantaranya secara ringkas dibawah ini: 1. Allan Cott, M.D., Seorang ahli dari Amerika, telah menghimpun hasil pengamatan dan penelitian para ilmuwan berbagai negara, lalu menghimpunnya dalam sebuah buku Why Fast membeberkan berbagai hikmah puasa, antara lain: a. To feel better physically and mentally (merasa lebih baik secara fisik dan mental). b. To look and feel younger (melihat dan merasa lebih muda). c. To clean out the body (membersihkan badan) d. To lower blood pressure and cholesterol levels (menurunkan tekanan darah dan kadar lemak. e. To get more out of sex (lebih mampu mengendalikan seks). f. To let the body health itself (membuat badan sehat dengan sendirinya). g. To relieve tension (mengendorkan ketegangan jiwa). h. To sharp the senses (menajamkan fungsi indrawi). i. To gain control of oneself (memperoleh kemampuan mengendalikan diri sendiri). j. To slow the aging process (memperlambat proses penuaan). 2. Dr. Yuri Nikolayev Direktur bagian diet pada Rumah Sakit Jiwa Moskow menilai kemampuan untuk berpuasa yang mengakibatkan orang yang bersangkutan menjadi awet muda, sebagai suatu penemuan (ilmu) terbesar abad ini. Beliau mengatakan: what do you think is the most important discovery in our time? The radioactive watches? Exocet bombs? In my opinion the bigest discovery of our time is the ability to make onself younger phisically, mentally and spiritually through rational fasting. (Menurut pendapat Anda, apakah penemuan terpenting pada abad ini? Jam radioaktif? Bom exoset? Menurut pendapat saya, penemuan terbesar dalam abad ini ialah kemampuan seseorang membuat dirinya tetap awet muda secara fisik, mental, dan spiritual, melalui puasa yang rasional). 3. Alvenia M. Fulton Direktur Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” di Amerika Serikat menyatakan bahwa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik wanita secara alami. Puasa menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat. Puasa menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh (fasting is the ladies best beautifier, it brings grace charm and poice, it normalizes female functions and reshapes the body contour). 4. Riyad Albiby and Ahmed Elkadi Mengatakan Puasa dapat meningkatkan kekebalan tubuh atau imun system terhadap berbagai penyakit. Ditunjukkan dengan peningkatan fungsi sel limfa yang memproduksi sel limfosit T yang secara significan bertambah, setelah puasa. 5. Sulimami Mengatakan bahwa untuk penyakit seperti diabetes sekalipun puasa ramadhan tidak akan berbahaya, malah memberikan banyak manfaat (Sulimami, dll, 1988: 549-552) 6. Jalal Saour Berpendapat bahwa berkurangnya cairan pada puasa akan menurunkan heart rate atau kerja jantung, pencegahan terhadap penggumpalan darah yang termasuk penyebab serius panyakit jantung.(Jalal, Riyad,1990) 7. Muzam MG, Ali M.N dan Husain Berpendapat bahwa puasa juga aman untuk pasien yang mempunyai gangguan ulcer pada lambung. Penelitian dilakukan oleh Muzam MG, Ali M.N dan Husain dalam observasi terhadap efek puasa ramadhan terhadap asam lambung. 8. Elson M. Haas M.D. Direktur Medical Centre of Marin (sejak 1984) mengatakan dalam puasa (cleansing dan detoksifikasi) merupakan bagian dari trilogy nutrisi, balancing, building( toning). Elson percaya bahwa puasa adalah bagian yang hilang “missing link” dalam diet di dunia barat. Kebanyakan orang di barat over eating atau terlalu banyak makan, makan dengan protein yang berlebihan, lemak yang berlebihan pula. Sehingga ia menyarankan agar orang lain mulai mengatur makanannya agar lebih seimbang dan mulai berpuasa, karena puasa bermanfaat sebagai: purifikasi, peremajaan, istirahat pada organ pencernaan, anti aging, mengurangi alergi, mengurangi berat badan, detoksikasi, relaxasi mental dan emosi, perubahan kebiasaan dari kebiasaan makan yang buruk menjadi lebih seimbang dan lebih terkontrol, meningkatkan imunitas tubuh. dan lebih baik lagi bila dalam pengawasan dokter. Puasa dapat mengobati penyakit seperti Influeza, bronkitis, diare, konstipasi, alergi makanan, astma, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, hipertensi, diabetes, obesitas, kanker, epilepsi, sakit pada punggung, sakit mental, angina pectoris (nyeri dada karena jantung), panas dan insomnia. 9. Dr Sabah al-Baqir dan kawan-kawan Mengatakan bahwa Puasa dapat mengurangi jumlah hormon pemicu stress. Dia bersama tim dari Falkutas kedokteran Universitas King Saud.yang melakukan studi terhadap hormon prolaktin, insulin dan kortisol, pada tujuh orang laki-laki yang berpuasa sebagai sampel. Hasilnya bahwa tidak ada perubahan signifikan pada level kortisol. Prolaktin, dan insulin. Ini menunjukkan bahwa puasa bulan ramadhan bukanlah pekerjaan yang memberatkan, dan tidak mengakibatkan tekanan mental maupun saraf. Percobaan ini menunjukan peningkatannya terjadi pada perbedaan waktu saja, bila pada hari tidak puasa prolaktin mengalami kenaikan tertinggi pada jam 16.00. sementara pada bulan Ramadhan mengalami puncaknya pada pukul 21.00 dan menurun lagi sampai batas terendahnya pukul 04.00. Sementara insulin meningkat pada pukul 16.00, sedang pada bulan ramadhan pukul 21.00, menurun sampai batas terendah pukul 16.00. Sedang Kortisol pada hari biasa mencapai puncaknya pukul 09.00, menurun pada pukul 21.00, sementara pada bulan Ramadhan tidak ada perubahan berarti. 10. Dr Ahmad al-Qadhi, Dr. Riyadh al-Bibabi Bersama rekannya di Amerika melakukan uji laboratorium terhadap sejumlah sukarelawan yang berpuasa selama bulan Ramadhan. Hasil penelitian ini menunjukan pengaruh positif puasa yang cukup signifikan terhadap sistem kekebalan tubuh. Indikator fungsional sel-sel getah (lymfocytes) membaik hingga sepuluh kali lipat, walaupun jumlah keseluruhan sel-sel getah bening tidak berubah, namun prosentase jenis getah bening yang bertanggung jawab melindungi tubuh dan melawan berbagai penyakit yaitu sel T mengalami kenaikan yang pesat. 11. Dr Riyadh Sulaiman dan kawan-kawan Tahun 1990 dari RS Universitas King Khalid, Riyadh Saudi melakukan penelitian terhadap pengaruh puasa Ramadhan terhadap 47 penderita diabetes jenis kedua (pasien yang tidak tergantung insulin). Dan sejumlah orang sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puasa bulan ramadhan tidak menimbulkan penurunan berat badan yang signifikan. Tidak ada pengaruh apapun yang berarti pada kontrol penyakit diabetes diabetes dikalangan penderita ini. Sejauh ini puasa Ramadhan aman saja bagi penderita diabetes sejauh dilakukan dengan kesadaran dan kontrol makanan serta obat-obatan. 12. Dr. Muhammad Munib Dan kawan-kawan dari Turki juga melakukan sebuah penelitian terhadap seratus responden muslim, Sampel darah mereka diambil sebelum dan diakhir bulan ramadhan, untuk dilakukan analisis dan pengukuran terhadap kandungan protein, total lemak (total lipid), lemak fosfat, asam lemak bebas, kolesterol, albumin, globulin, gula darah, tryglycerol, dan unsur-unsur pembentuk darah lainnya, dan didapat, antara lain bahwa terjadi penurunan umum pada kadar gula (glukosa) dan tryacyglicerol orang yang berpuasa, terjadinya penurunan parsial dan ringan pada berat badan, tidak terlihat adanya aseton dalam urin, baik dalam awal maupun akhir puasa, sebab sebelum puasa ramadhan, kenyataan ini menegaskan tidak adanya pembentukan zat-zat keton yang berbahaya bagi tubuh selama bulan puasa islam, Dengan keutamaan puasa, glikogen dalam tubuh mengalami peremajaan, memompa gerakan lemak yang tersimpan, sehingga menghasilkan energi yang lebih meningkat. Sejak zaman dulu puasa dipakai sebagai pengobatan yang terbaik seperti kata Plato bahwa puasa adalah untuk mengobati sakit fisik dan mental. Philippus Paracelsus mengatakan bahwa “Fasting is the greatest remedy the physician within!” Puasa sudah diakui menjadi penyembuh terhebat dalam menanggulagi penyakit, bahkan di amerika ada pusat puasa yang diberi nama “Fasting Center International, Inc”, Director Dennis Paulson yang berdiri sudah sejak 35 tahun yang lalu, dengan pasien dari 220 negara. Yang merekomendasikan Puasa dalam: (1) program penurunan berat badan, (2) mengeluarkan toxin tubuh, (3) puasa dapat memperbaiki energy, kesehatan mental, kesehatan fisik dan yang paling terpenting meningkatkan kualitas hidup.